Hallojatim.com || KEDIRI – Suasana Balai Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, tampak sangat cair dan jauh dari kesan kaku, Selasa (14/07/2026). Siang itu, Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., hadir untuk bersilaturahmi dengan Pemerintah Desa Blimbing. Mengambil posisi duduk yang berbaur dengan perangkat desa tanpa sekat, perwira dengan tiga balok emas di pundak ini mengawali pertemuan dengan obrolan ringan yang penuh canda tawa, membangun suasana kekeluargaan yang hangat sejak menit pertama.
Rekam jejaknya sebagai mantan Kasat Samapta Polres Kediri Kota telah membentuk karakter kepemimpinan AKP Priyo yang matang, namun tetap rendah hati. Gaya kepemimpinannya yang santai namun tegas, serta pembawaannya yang kental dengan nuansa religius, membuat siapa pun yang berbicara dengannya merasa nyaman dan dihargai.
Dalam pertemuan tersebut, AKP Priyo tidak sekadar memimpin jalannya dialog, tetapi ia mengajak para perangkat desa untuk melihat tugas pengamanan wilayah dari sudut pandang yang lebih spiritual.
”Sinergitas ini bukan sekadar formalitas. Saya ingin kita saling mengenal, bukan hanya sebagai polisi dan perangkat desa, tapi sebagai mitra sekaligus saudara. Jika ada masalah sekecil apa pun, jangan sungkan untuk bicara langsung,” ungkap AKP Priyo dengan nada bicara yang menenangkan.
”Mari kita niatkan tugas ini sebagai ibadah. Saat saya menjabat sebagai Kasat Samapta dulu, saya belajar bahwa senjata paling ampuh untuk menjaga kedamaian bukanlah tongkat atau borgol, melainkan komunikasi yang baik dan niat yang tulus. Saya titip pesan, jadilah teladan bagi warga kita dengan kesabaran. Sering-seringlah menyapa warga dengan senyum dan ramah, itu adalah bagian dari sedekah. Jika kita sudah dekat dan guyub, saya yakin warga pun akan merasa terlindungi dan segan untuk berbuat hal yang melanggar aturan,” imbuh AKP Priyo dengan tutur kata yang santun dan teduh.
AKP Priyo juga tampak sangat humanis saat membahas isu perguruan silat. Alih-alih menggunakan pendekatan instruksional, ia justru mengajak para perangkat desa untuk merangkul mereka seperti anggota keluarga sendiri.
”Khusus terkait saudara-saudara kita di perguruan silat, saya mengimbau kepada Bapak Kepala Desa dan perangkat, mari kita rangkul mereka dengan hati. Sebagai polisi, saya pun selalu memposisikan diri sebagai kakak bagi adik-adik di perguruan silat. Kita berikan pengertian bahwa keamanan desa ini adalah milik kita bersama. Jangan ada sekat, rangkul mereka sebagai bagian dari keluarga besar. Jika kita dekati dengan hati dan doa, insyaallah potensi gesekan bisa kita redam sebelum terjadi,” tutur AKP Priyo saat memandu diskusi dengan gaya dialogis yang akrab.
Aksi nyata Kapolsek pun mendapat apresiasi. Kepala Dusun Tegal Sari, Sugeng Ariadi, menyampaikan rasa puasnya karena permintaannya terkait patroli malam hari langsung direspon dengan catatan sigap dan sikap terbuka oleh AKP Priyo. Menanggapi itu, AKP Priyo menyatakan komitmennya untuk segera menginstruksikan jajaran Bhabinkamtibmas dan unit patroli untuk lebih intensif memantau wilayah tersebut demi memastikan ketenangan warga, seraya menutup sesi dengan ajakan untuk selalu menjaga kerukunan antarwarga.
Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan kesepakatan bulat untuk terus menjaga Desa Blimbing tetap kondusif. Sinergi ini merupakan perwujudan komitmen Polsek Tarokan dalam membawa semangat Kediri Kota “Sekartaji” (SELARAS – KAROMAH – TANGGUH – TERPUJI) di tengah-tengah masyarakat.












