Hallojatim.com || MALUKU TENGGARA, – Suasana Kompleks Pokarina Wassar Baru (WABA), Ohoi Kolser, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, mendadak gempar pada Kamis (13/8/2026). Seorang warga setempat secara tidak sengaja menemukan benda asing berukuran mencurigakan yang diduga kuat merupakan bahan peledak peninggalan masa Perang Dunia.
Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh Bapak Angel Kaprahanubun sekitar pukul 07.50 WIT. Saat itu, ia tengah sibuk mencangkul tanah di kebun yang terletak persis di depan rumahnya. Tanpa disadari, cangkulnya mengenai sebuah benda keras yang tertimbun di dalam tanah.
“Awalnya saya tidak tahu kalau itu benda berbahaya. Setelah saya tarik keluar dari tanaman dan melihat bentuknya yang tidak biasa, saya langsung curiga itu adalah bahan peledak,” ujar Angel.
Sempat Tertunda karena Urusan Darurat
Meski diliputi rasa penasaran bercampur cemas, Angel bersama seorang kerabatnya, Sdr. Vagelius Hurlean, tidak langsung melaporkan temuan tersebut. Keduanya harus terlebih dahulu mengantarkan seorang anggota keluarga yang sedang sakit ke klinik terdekat.
Setelah urusan medis tersebut selesai, tepat pukul 10.00 WIT, keduanya langsung bergegas menuju Mapolsek Kei Kecil untuk menyerahkan laporan resmi.
Respons Cepat Aparat Gabungan
Laporan dari warga langsung ditindaklanjuti secara sigap oleh jajaran Kepolisian. Pukul 10.20 WIT, Kapolsek Kei Kecil, IPTU Far-Far Charles. O. Karmomjanan, memimpin langsung personelnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setibanya di lokasi pada pukul 10.30 WIT, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) guna mengamankan area dan mencegah warga sekitar mendekati benda berbahaya tersebut.
Tak lama berselang, Danyon C Pelopor Sat Brimobda Maluku, KOMPOL Rudy W. Muskitta, S.Sos., turut hadir di TKP pada pukul 13.10 WIT untuk melakukan pengecekan awal terhadap objek temuan.
Sebagai langkah antisipasi dan pengamanan sementara, tim gabungan memutuskan untuk melakukan penimbunan pada benda tersebut menggunakan pasir, mengingat potensi bahaya yang masih mengintai sambil menunggu penanganan lanjutan dari tim jihandak (penjinak bahan peledak) berkeahlian khusus. Proses penimbunan ini selesai pada pukul 15.00 WIT.
Himbauan Tegas untuk Warga.
Menjelang sore hari pukul 15.20 WIT, Kapolsek Kei Kecil secara langsung memberikan imbauan penting kepada masyarakat sekitar agar tidak sembarangan menyentuh, memindahkan, atau mengambil benda maupun serpihan apa pun yang berkaitan dengan temuan tersebut.
Selain Kapolsek dan Danyon C Pelopor Sat Brimobda Maluku, penanganan di lapangan juga dihadiri oleh Camat Kei Kecil Yosep Aloysius Dumatubun serta Pj. Ohoi Langgur Hyronimus Justinus Sohak Dumatubun.
Hingga seluruh rangkaian pengamanan dan penimbunan selesai pada pukul 15.35 WIT, situasi di sekitar Kompleks Pokarina Wassar Baru terpantau aman dan kondusif.
Publish: Buyung Balubun












