Xendit Raih Pendanaan Seri B Sebesar Rp910 Miliar dari Accel dan Lainnya

Penyedia layanan pembayaran digital Xendit mendapatkan pendanaan Seri B sebesar US$64,6 juta (Rp914 miliar) yang dipimpin oleh Accel dan didukung oleh Y Combinator. Dengan pendanaan ini, perusahaan secara keseluruhan telah mengumpulkan pendanaan sebesar US$88 juta (Rp1,2 triliun).

Pendanaan ini akan digunakan Xendit untuk terus mengembangkan infrastrukturnya agar mampu memenuhi tantangan serta regulasi yang sangat kompleks, baik untuk kawasan Indonesia ataupun Asia Tenggara.

“Membangun sebuah ekosistem bisnis untuk masa depan dengan infrastruktur yang belum memadai, tentunya akan menghambat pelaku bisnis di Asia Tenggara,” kata Moses Lo, Co-founder sekaligus CEO Xendit.

Para pelaku bisnis yang menggunakan layanan Xendit bisa menerima pembayaran melalui berbagai metode, mulai dari kartu kredit, kartu debit, e-wallet, hingga akun virtual. Keberagaman metode pembayaran ini membuat para pengusaha tak perlu repot mengintegrasikan bisnis masing-masing dengan penyedia layanan pembayaran.

Berdiri sejak 2015, Xendit juga melengkapi bisnis dengan layanan lain seperti tax management, fraud detection, dan juga pinjaman.

Xendit mengklaim telah memproses lebih dari 65 juta transaksi, dengan total nominal menyentuh US$6.5 juta (Rp92 miliar) setiap tahunnya. Kliennya pun beragam, mulai dari usaha kecil seperti kios (warung) hingga perusahaan besar–​​seperti Traveloka, Transferwise, Wish, hingga Grab.

Artikel ini telah tayang di id.techinasia.com

__Posted on
March 3, 2021
__Categories
Peristiwa, Start Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.