Vaksinasi Guru Tulungagung Target Sebelum Juli Tuntas

KLIKJATIM.Com I Tulungagung – Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung terus mengupayakan percepatan penyelesaian capaian target vaksinasi tahap kedua di Tulungagung.

Hingga bulan Juni mendatang, Satgas menargetkan bisa menjangkau 225000 warga di Tulungagung yang masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 di tahap kedua ini.

Anggota Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, guru menjadi salah satu komunitas yang masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 di Tulungagung.

Pihaknya menargetkan, pada bulan Juni mendatang vaksinasi kepada guru di seluruh Tulungagung sudah mulai dilakukan dan ditargetkan sebelum bulan Juli, seluruh guru sudah mendapatkan suntikan vaksin.
“Prediksi kita sebelum bulan Juli, harus sudah divaksin semua, baik itu guru PNS, Honorer di sekolah negeri maupun swasta, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Galih menjelaskan, target ini ditetapkan sebagai langkah untuk mempersiapkan proses kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan rencana bakal dilaksanakan serentak mulai bulan Juli mendatang.

Sehingga sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, pemberian vaksin kepada guru menjadi hal yang diutamakan.

“Bulan Juli ini serentak kita lakukan tatap muka, jadi harus ada persiapan, termasuk nanti kapasitas siswa dalam kelas itu juga akan diatur,” terangnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses pemberian vaksin kepada guru, salah satu dan yang utama menurut Galih adalah faktor ketersediaan vaksin dan kemampuan mesin penyimpan yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan, sehingga saat ini belum semua vaksin untuk vaksinasi tahap kedua sudah diterimanya.

Namun hal itu buka masalah berarti sebab selama ini strategi yang disiapkan pihaknya adalah dengan melakukan upaya permohonan permintaan vaksin secara terus menerus, sebelum vaksin yang ada habis disuntikkan.

Sehingga sebelum vaksin yang diterima pihaknya habis disuntikkan, sudah ada kiriman lagi dari Satgas Covid-19 Provinsi.

“Jadi ketersediaan vaksin juga menjadi faktor penentu pelaksanaan, prediksi kita bulan Juni itu sudah mulai untuk guru guru,” ucapnya.
Pihaknya mengingatkan, walaupun nanti seluruh guru telah mendapatkan vaksin, namun penerapan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar tetap harus dilaksanakan.

“Tetap itu, harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada,” pungkasnya. (bro)

Artikel ini telah tayang di klikjatim.com

__Posted on
March 2, 2021
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.