Tak Dapat Pekerjaan Impian, Ini Dia Kesalahannya

IDNews.co.id – Banyak yang menyebutkan mencari kerja itu susahnya bukanlah main. Benarkah sangat? Tentunya banyak yang menjalaninya. Ada pula yang santai-santai saja melamar kerja di perusahaan yang ia inginkan lalu di terima.

Segalanya semestinya bisa terjadi. Kesulitan dan keringanan pastinya dirasa setiap manusia. Untuk yang ada problem mencari pekerjaan, mungkin Anda sudah melakukan kekeliruan yang tidak diakui.

Untuk sebagian orang, mencari pekerjaan itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu usaha ekstra keras untuk menemukan perusahaan yang menginginkan menggunakan jasa Anda.

Bahkan, jumlah pencari kerja tahun kemarin bertambah dan jumlahnya hingga 10 juta orang. Pikirkan saja begitu ketatnya persaingan dunia kerja sekarang ini. Bila Anda seringkali gagal dalam melamar pekerjaan dan berkali-kali mengalami penolakan, coba untuk duduk sesaat lalu tarik napas panjang.

Mungkin ada kekeliruan yang tidak Anda sadari. Tersebut ini merupakan kekeliruan yang sering terjadi, tapi Anda tidak menyadarinya seperti dilansir dari Amati. com, Rabu 3 Januari 2018 :

1. Betapa pentingnya portofolio, tapi tidak dipersiapkan

Portofolio adalah senjata utama bisa melaju masuk dan meyakinkan perusahaan bahwa hasil kerja Anda memuasnya. Contohnya ketika melamar posisi desainer grafis, sertakanlah portofolio yang telah Anda.

Portofolio digunakan untuk menguatkan kepercayaan perusahaan terhadap Anda. Dan ingat, portofolio bukan hanya untuk kerja saja. Seorang fresh graduate pun bisa melampirkan portofolio karya profesional mereka.

Jangan lupa untuk memberikan karya yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Jangan sampai Anda mengirimkan portofolio yang sama sekali tidak berhubungan dengan posisi Anda.

Optimalkan juga portofolio yang Anda miliki dan kirimkanlah hasil karya terbaik agar Anda dapat dilihat lebih baik juga. Tentu saja pentingnya mengirimkan portofolio saat melamar kerja akan menambah peluang Anda diterima di perusahaan.

2. CV yang dikirim kurang istimewa

Saat ini para pencari kerja masih saja ada yang melampirkan CV atau resume yang terkesan kuno. Anda harus lebih kreatif dalam menerangkan pribadi, terutama kemampuan yang berkaitan dengan posisi yang Anda lamar.

Misalnya, menonjolkan juga aktivitas Anda atau keahlian Anda selama ini. Lampirkan juga bukti dokumentasi foto yang telah Anda lakukan. Tentunya semua harus tertata rapi.

Tinggalkanlah pola kuno di mana CV masih dibuat dua rangkap. Cobalah lebih kreatif dalam menyajikan informasi dalam CV.

3. Nama email yang norak

Fenomena ini memang telah lama booming di Indonesia. Namun, ketika masuk dunia kerja, Anda harus meninggalkan kebiasaan ini. Bisa juga alamat email Anda bikin HRD mengernyitkan dahi saat membacanya.

Ya, cobalah untuk meninggalkan kebiasaan masa remaja yang masih seperti itu. Ada baiknya Anda harus berubah. Alamat email profesional itu biasanya hanya berupa nama diri.

Contohnya, joko.santoso@gmail.com. Jika nama tersebut sudah ada yang pakai, tambahkan saja angka di belakangnya, misalnya joko.santoso1@gmail.com.

Intinya, Anda harus membuat alamat email yang jelas, mudah dibaca, dan tidak berlebihan. Jangan norak dalam membuat email, dan jangan bikin perusahaan tempat Anda melamar jadi ogah merekrut Anda.

4. Kirim ke banyak lamaran, tapi tak ada niat

Kalau Anda memang berniat untuk bekerja, lampirkanlah niat itu di email dan utarakan semuanya. Yang penting perusahaan bisa melihat niat Anda bekerja. Kecil kemungkinannya jika Anda mengirimkan email ke 1.000 perusahaan tanpa ada satu pun niat.

Bahkan, yang lebih parahnya lagi pada body email Anda hanya melampirkan kata-kata pendek yang sama sekali tidak menjelaskan apa pun.(ndi)

Posting Tak Dapat Pekerjaan Impian, Ini Dia Kesalahannya ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 5, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.