Strategi Tokopedia Mendorong Literasi Keuangan di Indonesia

Bagaimana cara meningkatkan kualitas hidup penduduk Indonesia yang berjumlah 275 juta jiwa? Pada negara di mana sekitar 66 persen warganya tak punya akses ke layanan perbankan, teknologi keuangan (fintech) dipercaya bisa menjadi jawabannya.

Sektor fintech memang tengah menjadi andalan sederet unikorn di tanah air. Mereka terus berinovasi menghadirkan layanan esensial untuk memastikan masyarakat memiliki akses ke kartu debit atau kredit, rekening bank, layanan asuransi, hingga pembiayaan.

Perusahaan teknologi Indonesia Tokopedia adalah salah satu unikorn tanah air yang ikut mengambil peran dalam segmen ini. Dengan visi yang diusungnya, membuat Tokopedia berbeda di antara perusahaan lainnya.

“Saat kami berekspansi ke ranah fintech di 2016, kami mulai dengan menggandeng mitra penerbit kartu kredit di mana para calon nasabah juga dapat mengajukan permohonan kartu kredit melalui platform kami,” kata Vira Widiyasari, VP of Fintech and Payment Tokopedia. 

“Tujuan kami adalah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, sekaligus memungkinkan mereka memenuhi kebutuhan masing-masing secara lebih mudah dan terjangkau. Segmen ini tentunya masih memiliki banyak sekali potensi dan menarik untuk digali lebih dalam.”

Mengedepankan edukasi

Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia berkomitmen untuk membantu pebisnis menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pegiat usaha di Indonesia.

Untuk mewujudkan hal ini, berbagai tantangan perlu dilewati, termasuk mendongkrak tingkat literasi teknologi dan keuangan masyarakat yang relatif masih rendah. Hal ini juga diakibatkan oleh infrastruktur dasar jaringan internet yang belum merata, terutama di wilayah pedesaan.

__Posted on
February 25, 2021
__Categories
Peristiwa, Start Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.