Startup Logistik Shipper Raih Pendanaan Rp921 Miliar dari Sequoia Capital

Startup agregator jasa logistik Shipper mengumumkan bahwa mereka telah meraih pendanaan senilai US$63 juta (sekitar Rp921 miliar) yang dipimpin oleh DST Global Partners dan Sequoia Capital India. Putaran pendanaan Seri B ini juga diikuti oleh investor sebelumnya, yaitu Prosus Ventures, Floodgate, Lightspeed, Insignia Ventures, AC Ventures, dan Y Combinator.

Co-founder dan CEO Shipper, Phil Opamuratawongse, mengungkapkan bahwa dana segar yang diperoleh perusahaannya ini akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas teknologi dan operasional serta memperluas jaringan layanan. Selain itu, Shipper juga bakal memperkuat timnya dengan merekrut talenta-talenta baru.

“Misi kami di Shipper untuk mempermudah dan memperluas akses terhadap layanan logistik telah berjalan konsisten sejak awal, dan kami telah melihat adanya peningkatan jumlah pelanggan yang ingin bermitra dengan kami. Kami bangga terhadap pencapaian para pelanggan yang menggunakan jasa kami, dan kami sangat antusias untuk terus meraih kesuksesan bersama pelanggan dan mitra logistik kami,” ujar Opamuratawongse. 

Startup yang didirikan pada tahun 2017 ini menyediakan berbagai layanan logistik yang dikelola secara digital, mulai dari jasa fulfillment, pengiriman melalui jaringan fulfillment centers, mitra pengiriman, hingga titik ritel. Layanan Shipper ini ditujukan terutama bagi para pelaku UMKM.

“Kami memulai Shipper empat tahun lalu berangkat dari pengalaman pribadi kami saat melihat banyaknya kesulitan dalam melakukan pengemasan dan pengiriman paket sebagai pedagang online. Dalam membangun Shipper, kami selalu menggunakan pendekatan dari sudut pandang pelaku UMKM karena itu adalah jati diri kami,” kata co-founder dan COO Shipper Budi Handoko.

Startup peserta program Y Combinator 2019 ini sebelumnya telah meraih pendanaan sebesar US$20 juta (sekitar Rp292 miliar) dalam putaran Seri A pada bulan Juni 2020 dan memperoleh US$10,2 juta (sekitar Rp149 miliar) dalam putaran pendanaan tahap awal (seed funding) pada tahun 2019. Total penerimaan modal yang diraih Shipper telah mencapai US$93,2 juta (sekitar Rp1,3 triliun).

(Diedit oleh Aditya Hadi Pratama)

Artikel ini telah tayang di id.techinasia.com

__Posted on
April 15, 2021
__Categories
Peristiwa, Start Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.