Seperti Apa Warna dan Tekstur Kotoran Bayi yang Normal?

DokterSehat.Com– Warna dan tekstur kotoran bayi dapat mencerminkan kondisi kesehatan seseorang. Saat pertama kali melihat kotoran bayi yang baru lahir, Anda mungkin merasa aneh karena warna dan teksturnya berbeda dengan orang dewasa. Tak perlu khawatir, kotoran bayi pada hari pertama lahir memang berwarna gelap dan pekat. Lalu bagaimana mengenali warna kotoran bayi yang sehat?

doktersehat-bayi-tertawa

Kotoran pertama bayi pada saat baru lahir cenderung berwarna hitam atau hijau tua dengan tekstur lengket. Kotoran ini disebut mekonium yang terdiri dari cairan ketuban, lendir dan semua makanan bayi saat berada dalam kandungan. Mekonium akan terus keluar sampai hari keempat dan ini pertanda baik bahwa ususunya bekerja dengan normal. Jika hari keempat bayi masih mengeluarkan mekonium, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda terus menyusui bayi dengan baik, warna kotorannya akan berubah secara bertahap setelah 3-5 hari. Kolostrum pada ASI akan membantu membersihkan mekonium dari saluran pencernaan bayi. Warna kotoran bayi pun akan berubah dari hitam kehijauan menjadi hijau kecoklatan lalu menjadi kuning terang. Selain perubahan warna, teksturnya juga akan berubah menjadi lebih encer dan berbau lebih manis.

Sedangkan pada bayi dengan susu formula, kotorannya berbeda dengan bayi ASI. Tekstur kotoran bayi dengan susu formula akan berbentuk kental seperti pasta gigi karena pencernaan bay belum bisa mencerna susu formula sepenuhnya. Baunya lebih menyengat seperti kotoran orang dewasa dan berwarna kuning pucat.

Jika bayi dengan susu formula mengeluarkan kotoran berwarna hijau gelap, bisa jadi bayi tidak coock dengan susu formula tersebut, atau penanda adanya kuman di perut dan efek samping obat. Konsultasikan dengan dokter apabila hal ini berlangsung lebih dari 24 jam.

Warna kotoran yang normal pada bayi adalah warna coklat kekuningan. Orang tua perlu waspada jika warna kotoran bayi berubah menjadi merah, hitam, atau putih. Warna merah bisa menandakan adanya warna darah yang keluar dari dubur atau usus besar, sedangkan warna putih menunjukkan adanya infeksi pada empedu. Kondisi ini disertai dengan munculnya warna kuning pada bayi di kulit, dan area putih mata. Jika kotoran bayi berwarna hitam setelah bayi berumur lebih dari 6 hari kemungkinan ada darah yang tercerna dalam saluran pencernaan bayi. Segera hubungi dokter jika Anda melihat perubahan warna atau tekstur kotoran bayi Anda agar segera mendapat penanganan.

Source: http://doktersehat.com/seperti-apa-warna-dan-tekstur-kotoran-bayi-yang-normal/

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Seperti Apa Warna dan Tekstur Kotoran Bayi yang Normal?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.