Contact Information

Theodore Lowe, Ap #867-859
Sit Rd, Azusa New York

We Are Available 24/ 7. Call Now.



Kediri (HalloJatim.com) – Ratusan warga terdampak proyek Bandara Kediri berpotensi kehilangan hak suaranya dalam Pilkada Kabupaten Kediri Tahun 2020. Penyebabnya, mereka telah berpindah domisili, sehingga memungkinkan belum tercoklit oleh KPU.

“Kita memastikan mereka pada saat coklit harus tercolit. Karena belum pada ngurus pindah KTP,” kata Ali Mashudi, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Kediri.

Ratusan warga terdampak yang berpotensi kehilangan hak suara ini menjadi temuan Bawaslu. Mereka masuk dalam peta kerawanan Pilkada. Terkait temuan itu, Bawaslu telah menyurati KPU. “KPU sudah kami surati secara resmi. Imbauan bahwa KPU harus melakukan monitoring yang intensif terhadap coklit,” imbuh Ali Mashudi.

Dari temuan awal Bawaslu, ratusan warga terdampak proyek Bandara telah berpindah domisili. Ada yang berpindah lintas desa, lintas kecamatan. Bahkan ada yang berpindah tempat hingga lintas kabupaten.

Menanggapi temuan tersebut, Eka Wisnu Wardhana, Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, mengatakan, pihak KPU telah melakukan berbagai langkah penanganan untuk memastikan hak konstitusinya terlindungi. Diantaranya dengan melakukan pendataan langsung di lapangan.

“Sebetulnya bukan temuan Bawaslu, tapi kami berdua. Dua hari lalu gerak kesana, langsung memastikan datanya,” ujar Eka Wisnu Wardhana.

Dari pendataan KPU diketahui, jumlah warga terdampak bandara yang pindah domilisi sedikitnya 200 orang. Terdiri dari warga Kecamatan Tarokan sebanyak 100 orang dan Kecamatan Grogol 100 an orang.

“Prinsipnya, KPU memfasilitasi hak pilih dan memastikan yang bersangkutan terdaftar dalam daftar hak pilih. Kita sudah himpun dan tau datanya. Akan kita tawari pilih dimana. Kalau pilih sesuai tempat dia tinggal nanti pakai Form A5 (pindah pilih). Kalau ingin kembali ya biasa,” terang Eka.

Untuk diketahui, proses pemutakhiran data pemilih Pilkada 2020 oleh KPU Kabupaten Kediri dimulai sejak 15 Juli – 13 Agustus nanti. Hasil coklit Minggu II, dari jumlah Daftar Pemilih : 1.308.864, jumlah pemilih yang sudah di coklit sebesar 1.121.597 (85,6924%).

Jumlah KK yang telah dikunjungi oleh PPDP 455.921. Terdiri dari jumlah Disabilitas 2.743. Jumlah Pemilih belum perekaman 11.455 daumlah pemilih baru 31.602. Sementara jumlah TMS meninggal dunia 47.234.

Pemilih ganda 5.398, dibawah umur 41, pindah domisili 9.280, pemilih tidak dikenal 7.337, TNI 167, Polri 186, dan bukan penduduk 20.236. Sehingga total TMS 89.879. KPU Kabupaten Kediri menargetkan coklit Minggu III semua Pemilih Kabupaten Kediri telah selesai dicoklit sehingga Minggu IV bisa mulai fokus menyusun daftar pemilih. [nm/kun]





















Artikel ini telah tayang di beritajatim.com

Share:

administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.