Pria Tak Bersalah Tewas karena Telepon Hoax ke Polisi

IDNews.co.id – Berhati-hatilah menebar hoax atau melakukan canda. Jika kelewatan menyebabkan dapat fatal.

Kepolisian Wichita, Kansas, Amerika Serikat memikul resiko besar karena sudah salah membunuh seorang pria tak bersalah. Mereka menembak pria berumur 28 tahun itu.

Salah tembak itu bermula dari sebuah telepon masuk yang di terima polisi pada Kamis sore, minggu lalu, lebih dari satu menit sebelumnya. Pihak penelepon yaitu seorang pria yang mengakui barusan membunuh ayahnya, dan sekarang ini menahan ibu dan adiknya didalam rumah. ” Saya juga sudah menyiramkan bensin ke semua rumah. Saya dapat saja menyalakan api disini, ” tutur penelepon itu pada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian Wichita segera merespon panggilan itu. Mereka mendatangi rumah yang disebut. ” Sebelumnya peristiwa, seorang pria berumur sekitar 28 tahun buka pintu depan, ia berdiri persis dimuka pintu, ” tutur Wakil Kepala Polisi Wichita Troy Livingston pada wartawan dalam sebuah jumpa pers seperti diambil Reuters.

” Petugas lalu memberikan lebih dari satu perintah verbal, memintanya mengangkat tangan dan jalan hampiri mereka, ” tutur Livingston menaikkankan. Tapi polisi lalu membiarkan lebih dari satu tembakan, tak lama setelah pria itu jalan sembari mengangkat tangannya, tetapi tampak seperti akan mengarahkan senjata ke polisi.

Setelah pria itu tergeletak, polisi masuk rumah, tetapi tidak ada seorangpun yang ditemukan, orang yang terluka, atau sandera.

Anggota keluarga korban mengatakan pada media setempat, korban bernama Andrew Finch, seorang pria dengan dua anak. Pada media ia mengakui tak dapat memahami kenapa ada orang yang tega melakukan kebohongan itu. ” Saya tak yakin ada orang yang melakukan ini tanpa maksud spesifik, ” katanya.

Pihak kepolisian terakhir mengaku, panggilan itu hoax, yang terkenal dengan arti ‘swatting. ‘ Ini yaitu masalah dimana ada seseorang yang memberikan laporan darurat palsu pada pihak berwenang dan mengharapkan tanggapan polisi. Biasanya hal ini dilakukan ke tim Special Weapons and Tactis (SWAT). Dalam lebih dari satu masalah ‘swatting, ‘ yang sempat dilaporkan terjadi negara itu, pelaku paling banyak yaitu para pemain game online.

Sekarang ini polisi dan petinggi federal sedang memburu pelaku penelpon yang dianggap paling bertanggungjawab dalam insiden salah tembak ini. (ndi)

Posting Pria Tak Bersalah Tewas karena Telepon Hoax ke Polisi ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Pria Tak Bersalah Tewas karena Telepon Hoax ke Polisi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.