PN Jaksel Kembali Gelar Sidang Sengketa Lahan

IDNews.co.id – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Gunawan Jusuf dan M Fauzi Thoha (Pemohon) melawan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri (Termohon) dengan agenda pemeriksaan ahli dari ‎Termohon, di ruang sidang Prof Dr Mr R Wirjono Prodjodikoro (6), Jumat (12/1) siang.

“Ya, kalau menurut saya tidak berdasarkan hukum, tidak boleh bicara rasa keadilan. Karena rasa keadilan itu kan sangat subjektif dan universal, adil buat anda ya tidak adil buat saya. Tapi hukum itu (hukum positif) berlaku universal, dimana pun itu berlaku,” kata Ahli Hukum Pidana Universitas Parahiyangan (Unpar), Djisman Samosir usai sidang, di Jakarta.

Dia menilai, gugatan praperadilan yang diajukan oleh GJ dan MFT terhadap Bareskrim Polri jelas melanggar atau bertabrakan dengan norma hukum yang berlaku di Indonesia. Dia menambahkan, menjadi persoalan utama, gugatan praperadilan ini adalah Sprindik (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) yang dikeluarkan Bareskrim Polri.

Padahal yang mengajukan praperadilan yakni, GJ dan MFT masih sebagai terlapor statusnya. “Pelapor atau terlapor itu tidak boleh (gugat praperadilan), karena tidak diatur dalam KUHAP. Jadi, kalau masih Sprindik diajukan praperadilan itu bertentangan dengan KUHAP,” tukasnya.

Menurut dia, dalam KUHAP diatur Pasal 79 bahwa yang boleh mengajukan praperadilan adalah tersangka, keluarga atau kuasanya. Maka, tidak ‎ada dalam KUHAP disebutkan terlapor untuk mengajukan gugatan praperadilan. Seperti diketahui, kasus sengketa lahan ini terjadi Lampung. (fat‎)

Posting PN Jaksel Kembali Gelar Sidang Sengketa Lahan ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 13, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.