Penataan Tanah Abang Mulai Berdampak Positif

IDNews.co.id – Penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, oleh Pemprov DKI Jakarta sejak beberapa pekan lalu, mulai membuahkan hasil. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, kemacetan lalu lintas di wilayah itu menurun hingga 58 persen.

Komentar positif pun datang dari sejumlah kalangan. “Jika benar penurunan tingkat kemacetan sebesar itu (58 persen) tentu menjadi kabar baik. Kami mendorong untuk dilanjutkan (penataan Tanah Abang),” ujar Direktur Eksekutif Jakarta Publik Service (JPS) M. Syaiful Jihad, Minggu (7/1).

Hanya saja, Syaiful mengingatkan agar penataan dilaksanakan secara konsisten. Jika lengah sedikit, kawasan tersebut pasti akan kembali macet. Perlu pengerahan petugas secara masif, untuk menjaga dan mengatur lalu lintas di titik-titik yang menjadi biang kemacetan. “Intinya konsistensi,” kata dia.

Seperti diketahui, sebanyak 11.558 laporan kemacetan di aplikasi Waze terjadi pada 21 Desember 2017, atau sebelum penataan Tanah Abang. Setelah ditata, laporan kemacetan terbanyak terjadi pada 22 Desember 2017, yakni 7.189 laporan.

Meski demikian, penurunan kemacetan di kawasan Tanah Abang kemungkinan masih dipengaruhi faktor libur panjang. Dengan demikian, terjadi penurunan jumlah kendaraan yang melintas.

Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Ferdinan Ginting mengatakan, Dishub DKI menempatkan petugas di 17 titik rawan macet di lokasi tersebut. “Kita mengantisipasi titik kemacetan di simpang Mas Masyur, Jalan KS Tubun II, dan Jalan Katamso depan Honda,” kata dia.

Titik rawan kemacetan itu juga ada di simpang Cideng, simpang Kebon Sirih, portal utara Hotel Parmin, dan portal selatan Kebon Jati. Kemudian kemacetan juga terjadi di Jalan Jati Bundar, pertigaan KS Tubun Utara, dan KS Tubun Selatan.

Titik kemacetan selanjutnya ada di simpang Katamso, portal utara Jati Baru, portal selatan Jati Baru, simpang turunan KS Tubun, serta U-turn Hotel Peninsula. Lalu di timur Stasiun Tanah Abang, Jalan Jati Baru Raya.

Ferdinan mengatakan, kemacetan sering terjadi karena perilaku pengemudi yang tidak tertib. Petugas yang berjaga akan menginformasikan soal penataan lalin kepada pengemudi yang melewati titik-titik macet tersebut.

“Kemacetan itu terjadi kalau tingkah laku pengemudi, pengendara, atau pengguna jalan tidak sesuai, jadi ada petugas untuk memberi tahu sekalian untuk memberikan informasi kalau ini ada penataan loh,” terang dia.

Ferdinan memaklumi jika banyak pengemudi yang masih bingung akibat rekayasa lalu lintas tersebut. “Iya masih baru, mungkin belum ada yang tahu makanya sedikit bingung. Makanya kita sosialisasi terus,” tandas dia. (pas)

Posting Penataan Tanah Abang Mulai Berdampak Positif ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Penataan Tanah Abang Mulai Berdampak Positif"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.