Pemprov DKI Pertimbangkan Penerapan Motor Ganjil Genap

IDNews.co.id – Tindak lanjut keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor, terus disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Salah satunya, pemprov bakal mempertimbangkan masukan dari Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra yang menyarankan penerapan ganjil genap untuk pemotor yang melintasi Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat.

“Masukan yang bagus, kami akan koordinasikan dan realisasi di lapangan seperti apa. Kalau mobil ada ganjil genap, mestinya unsur keadilannya kan sepeda motor juga ganjil genap,” ujar Sandiaga, Kamis (11/1).

Sandiaga mengungkapkan, aturan ganjil genap roda dua harus dikaji lebih dalam untuk melihat kebiasaan pengendara di jalanan. Selain itu, ada sejumlah kendala yang mungkin terjadi di lapangan, seperti pelat nomor yang lebih kecil dan kepatuhan pengendara.

“Nanti tim melihat, memantau, dan bagaimana caranya memonitor itu. Sebab, lebih kecil, kan, nomor pelatnya, kesadaran, dan kepatuhan dari masyarakat itu (juga harus dilihat),” kata dia.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan, Pemprov DKI Jakarta perlu membuat kebijakan pengganti pelarangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat.

Hal ini dilakukan untuk membatasi sepeda motor melewati ruas jalan tersebut. “Kami harapkan peraturan baru langsung ada, salah satunya ganjil genap. Jadi, tidak serta merta roda dua dibebaskan langsung masuk Thamrin. Kami sudah rekomendasikan ke gubernur,” terang dia.

Halim mengatakan, tidak perlu kajian untuk menerapkan ganjil genap sepeda motor. Sebab, sebelumnya pembatasan motor dilakukan di ruas tersebut.

“Dengan pembatasan tersebut, polisi (yang berjaga) berkurang, kecelakaan juga tidak ada karena tidak dilintasi sepeda motor. Intinya ini agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum,” kata Halim.

Setelah itu, pihaknya akan menguji coba penerapan ganjil genap untuk sepeda motor. Jika berhasil diterapkan di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat, kebijakan ini juga akan diterapkan di ruas jalan lainnya.

“Satu per satu. Ini kalau jadi (di ruas jalan Thamrin – Medan Merdeka Barat) ganjil genap untuk roda dua kami juga jadikan proyek uji coba,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menegaskan, putusan MA sudah final. Pemprov DKI Jakarta sendiri tidak ada rencana untuk mengajukan upaya peninjauan kembali (PK) atas putusan tersebut.

“Karena putusannya sudah final. Kalau pendapat dari biro hukum sudah final enggak ada PK lagi, tapi itu diskusi formal, makanya nanti kita lihat dalam rapat koordinasi nanti,” tandas dia.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung membatalkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Peraturan itu berisi larangan pengendara sepeda motor melintasi Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. (fat)

Posting Pemprov DKI Pertimbangkan Penerapan Motor Ganjil Genap ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Pemprov DKI Pertimbangkan Penerapan Motor Ganjil Genap"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.