Pemkab Ngawi Siapkan Dua Desa jadi Desa Wisata

Ngawi – Kabupaten Ngawi Jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pengembangan desa wisata di Kabupaten Ngawi ini.

Melansir Tribun Travel, Senin (19/4), pengembangan desa wisata akan dibarengi pendampingan kepada desa-desa yang memiliki potensi, salah satunya Desa Ngubalan.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi Totok Sugiharto mengatakan, desa tersebut akan makin dikembangkan menjadi desa wisata berbasis industri.

“Desa rintisan Ngubalan karena masyarakatnya banyak perajin jati untuk meubel. Meubel antik kita ekspor, banyak yang pasarnya ekspor. Itu kita rintis jadi desa wisata industri yang nanti akan dikelola desa,” jelasnya.

Dalam pengembangan dan pendampingan menjadi desa wisata industri, Totok menuturkan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan para pengrajin desa, Kepala Desa Ngubalan, karang taruna, dan Dinas Perindustrian.

Mereka membahas soal kesiapan Desa Ngubalan menjadi desa wisata karena potensinya yang cukup besar.

“Nanti lebih ke wisata edukasi untuk belajar bagaimana produksi bahan jati. Ada kuliner yang semua nanti dari limbah kayu. Ada sebagian kemarin lahan desa yang akan dimanfaatkan sebagai Museum Kayu,” ujar Totok.

Adapun, museum tersebut nantinya akan menampilkan koleksi meubel desa mulai dari yang sudah ada sejak zaman dulu hingga produksi terkini. Selain Desa Ngubalan, ada satu desa lagi yang tengah disiapkan untuk menjadi desa wisata yakni Desa Giriharjo yang menawarkan kegiatan petik durian.

Desa tersebut memiliki beberapa varian durian yang ada. Namun karena terbatas, wisatawan harus melakukan pemesanan dulu sebelum berkunjung ke sana.

Totok mengatakan bahwa salah satu syarat sebuah desa dapat dikembangkan menjadi desa wisata adalah jika desa tersebut memiliki fasilitas homestay. Untuk itu, Desa Ngubalan dan Desa Giriharjo akan semakin disiapkan agar rumah warga yang dijadikan homestay siap untuk menerima wisatawan ke depannya.

“Kemarin di Ngubalan sudah disiapkan, ada rumah-rumah warga yang disiapkan untuk kalau ada wisatawan mau menginap. Kalau tidak salah ada lima rumah warga yang siap terima wisatawan,” ucapnya.

Selain homestay, Desa Ngubalan rencananya juga akan membangun penginapan dengan model unik berbahan limbah jati.

“Nanti kita dampingi terus karena kita mengacu ke program Kemenparekraf untuk mendorong desa wisata,” pungkasnya. (tbn)

Artikel ini telah tayang di tilikdesa.com

__Posted on
April 19, 2021
__Categories
Desa Wisata, Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.