Nyabrang Rel Tanpa Palang Pintu di Probolinggo, Pemotor Tersambar Kereta Api

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Kecelakaan antara Kereta Api (KA) melawan sepeda motor terjadi di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Senin (29/6/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Akibatnya, Joko Pratama (20) pengendara sepeda motor kritis dan dirawat di RSUD dr Mochamad Saleh, Kota Probolinggo. Sedang sepeda motor matik yang dikendarai rusak parah, terutama bagian belakangnya. Kendaraan roda dua tersebut kemudian diamankan di kantor Sarpras Satlantas Polres Probolinggo Kota.

Informasi yang didapat di lokasi kejadian menyebut, awalnya korban yang diketahui warga Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, mengendarai motornya dari timur menuju barat (Surabaya). Sampai di TKP, Joko belok kanan atau ke utara hendak ke tambak.

Saat melintas di rel KA tanpa palang pintu, bersamaan pula datang KA Sri Tanjung dari arah timur menuju barat. Tabrakan pun tak dapat dielakkan. KA jurusan Banyuwangi-Yogyakarta tersebut menghantam sepeda motor yang dikendarai korban sendirian. Akibat hantaman keras, pengendara berikut sepeda motornya terpental beberapa meter.

Pipit Endangwati (53) yang mengetahui dan melihat kejadian tersebut mengaku, sempat meneriaki korban. Namun, Joko tidak mendengar teriakan peringatan Endang dan tetap melintas direl KA. Tabrakan pun tak dapat dihindari.

“Saya teriak memberitahukan ada kereta api. Mungkin nggak dengar, sehingga korban tetap melintas,” ujarnya.

Akibatnya, korban bersama sepeda motor yang dikendarainya terpental beberapa meter dan jatuh di sisi utara rel. Sehingga sepeda motor Vario merah bernopol N 6847 MH beserta pengendaranya, lolos dari KA.

“Korban kritis tak sadarkan diri. Sepeda motornya dihantam KA bagian belakangnya. Kalau pas dihantam di tengah, nggak tahu lagi. Mungkin bisa langsung meninggal,” katanya.

Baca Juga :  80 Persen Otak Manusia Adalah Air, Ini Dampaknya Jika Kurang Minum

Endang dan beberapa warga setempat mengaku, di perlintasan tersebut sering terjadi kecelakaan. Selain penyeberang rel tidak melihat KA karena terhalang warung di pinggir jalan, juga karena Early Warning System (rambu peringatan pertama) tidak berfungsi karena rusak.

“Sudah lama rusak dan sirinenya tidak bunyi. Mungkin terhalang warung lagi,” ujar warga.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Tavip Hariyanto membenarkan, kalau Senin siang telah terjadi kecelakaan KA menghantam sepeda motor. Korban diketahui kritis dan langsung dilarikan ke RSUD.

“Korban luka-luka dan kritis. Dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo,” katanya singkat.

Sumber: faktualnews.co

author
No Response

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.