Meresahkan, Pengamen Bergaya Punk Diciduk

IDNews.co.id – Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat mengamankan delapan pengamen jalanan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat Surya mengungkapkan, keberadaan pengamen bergaya punk diketahui berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah.

Para pengamen itu diamankan di sekitar kawasan Palmerah, Jakarta Barat. “Masyarakat merasa resah dan terintimidasi oleh pengamen bergaya punk yang meminta secara paksa,” ungkap dia.

Menurut laporan masyarakat, mereka biasanya beroperasi di sekitar kawasan kampus Binus, seperti di tempat-tempat makan. Sasarannya adalah para mahasiswa/i yang sedang makan pada saat jam istirahat kuliah.

“Pada saat jam istirahat kuliah usai mereka berpindah ke angkutan umum dengan memaksa dan mengintimidasi para penumpang agar diberi uang,” ungkap Surya pada Jumat (26/1).

Dari delapan yang berhasil diamankan, dua di antaranya masih pelajar Sekolah Dasar (SD) dan SMP. “Ini sangat memprihatikan kita semua yang seharusnya mereka belajar di rumah tapi mereka turun ke jalan untuk mengamen,” tutur dia.

Surya menambahkan, selama ini pihaknya selalu gencar melakukan monitoring serta pengawasan di sejumlah titik rawan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), akan tetapi mereka seakan sudah hafal keberadaan petugas di lapangan.

“Saat ini, para pengamen yang diamankan petugas sudah dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya (PSBI BD) 1 Kedoya untuk pendataan serta pembinaan lebih lanjut agar mereka tidak turun ke jalan lagi dan meresahkan masyarakat,” tandas Surya. (fat)

Posting Meresahkan, Pengamen Bergaya Punk Diciduk ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 26, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.