Melebihi Ambang Batas Maksimum Kebisingan, Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan

Melebihi Ambang Batas Maksimum Kebisingan, Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan

Polres Trenggalek – Puluhan Knalpot brong hasil operasi lalulintas di wilayah hukum Polres Trenggalek dimusnahkan menggunakan mesin gerinda dihalaman Mapolres. Pemusnahan dilakukan oleh masing-masing pelanggar didampingi oleh orang tua dan disaksikan oleh pejabat utama dan jajaran Satlantas Polres Trenggalek. Kamis (11/01)

Sebelumnya, Pemilik kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot brong telah ditindak dengan tilang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan di wajibkan mengganti knalpot sesuai spektek.

Untuk mengetahui tingkat kebisingan, Satlantas menggunakan sebuah alat digital yang telah terverifikasi. Dari pemeriksaan diketahui rata-rata mencapai 104 desibel sedangkan ambang batas maksimal adalah 83 desibel.

Kabagops Polres Trenggalek Kompol Mukalam, S.H., saat press release menjelaskan, puluhan knalpot brong tersebut merupakan hasil operasi lalulintas baik stationer maupun hunting system di sepanjang bulan Desember 2017 hingga awal Januari 2018 yang lalu.

“Keberadaan Knalpot Brong dengan tingkat kebisingan melebihi batas maksimum sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Banyak laporan masuk sehingga kami lakukan tindakan tegas berupa tilang” Ucap Kompol Mukalam

“Kami tak sekedar menindak tapi berdasarkan hasil alat pengukur tingkat kebisingan yang kami miliki, rata-rata diatas ambang batas maksimum” imbuhnya

Sementara itu, Kasatlantas AKP Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K., menuturkan penindakan terhadap pengguna knalpot brong sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku diantaranya Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 22  tahun 2009 Pasal 285 ayat 1 berbunyi Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Sedangkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 07 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor tipe baru Pasal 1 nomor 1 pengertian Ambang batas kebisingan kendaraan bermotor tipe baru adalah batas maksimum energi suara yang boleh dikeluarkan langsung dari mesin dan/atau transmisi kendaraan bermotor tipe baru.

Hal tersebut kemudian diperjelas dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 07 Tahun 2009 Kendaraan Sepeda Motor Tipe Baru Kategori L Secara Dinamis mempunyai standart ukuran kebisingan sebagai berikut Sepeda Motor dengan ukuran silinder  Kurang dari 80 CC tingkat kebisingan maksimal 77 s.d 80 Desibel, Sepeda Motor dengan ukuran silinder  80 CC s.d 175 CC  tingkat kebisingan maksimal  80 s.d  90 Desibel, Sepeda Motor dengan ukuran silinder  lebih dari 175 CC tingkat kebisingan maksimal  83 s.d 90 Desibel.

Dengan tindakan tegas, AKP Ricky berharap tidak ada lagi pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong sehingga masyarakat lainnya dapat merasa aman dan nyaman tidak terganggu oleh suara bising knalpot brong.

“Saya berharap, kesadaran masyarakat tentang tertib berlalu lintas semakin meningkat. Khususnya pengguanan knalpot brong bisa semakin berkurang demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang lebih luas” pungkas AKP Ricky

__Posted on
January 11, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.