Maaf atau Cerai, Mana yang Terbaik Jika Pasangan Selingkuh?

IDNews.co.id – Kasus perselingkuhan dapat di pandang dari dua arah. Pertama, badai untuk bahtera pernikahan. Kedua, noda tak terhapuskan untuk kesucian ikatan pernikahan.

Apabila pilih pojok pandang pertama, badai dapat dianggap sebagai tantangan yang umum menerjang kapal mana lantas yang tengah berlayar. Pada waktunya, badai akan reda. Kapal yang kokoh terselamatkan, lalu kembali berlayar.

Walau demikian, jika melihat perselingkuhan sebagai noda yang tak terhapuskan, seperti baju, digunakan di badan lantas tak sekali lagi elok. Beberapa orang memutuskan buang baju yang ternoda itu, dan berupaya menemukan kebahagiaannya kembali dengan beli baju yang baru.

Pada dasarnya, ada dua pilihan terkait apa yang perlu dilakukan setelah perselingkuhan itu terjadi : maafkan atau cerai. Apa lantas itu, masalah perselingkuhan bukan hanya hal yang simpel. Ada banyak faktor yang butuh diperhitungkan dalam memastikan jalan mana yang perlu di ambil.

Uraian tersebut ini mungkin dapat sedikit menolong membantu kekalutan hati dan pikiran karena perselingkuhan pasangan. Seperti yang dinyatakan Jackie Pillosoph, penulis buku pernikahan, di laman Huffington Post.

Layak dimaafkan jika…

Dengan anggapan tidak ada pelecehan fisik atau mental, tidak ada masalah kecanduan obat, dan tidak ada tindak kecurangan beda terkecuali selingkuh, pasangan masih memiliki peluang untuk dimaafkan. Terlebih jika ia memberikan tanda penyesalan yang gemilang, dan serius inginkan bahtera rumah tangganya kembali tegak berlayar.

Dapat dipahami kalau untuk orang yang terima kecurangan, luka yang ditorehkan dari perselingkuhan itu saat mendalam. Tetapi, komunikasi tetap mampu jadi sisi dari solusi. Komunikasi juga yang akan buat pasangan belajar untuk sama-sama yakin kembali.

Diluar itu, ketentuan memaafkan juga terkait erat dengan anak-anak. Sudah jelas kalau merawat keutuhan keluarga tetap layak diperjuangkan.

Lebih baik cerai jika…

Ada seperti ketakutan yang menghantui pikiran : ” kesempatan ini dimaafkan, jangan-jangan kelak selingkuh sekali lagi? ” Benar, sekali keyakinan terkoyak, sangatlah susah untuk merajutnya sekali lagi. Para korban selingkuh tentunya merasakan ini.

Oleh maka itu, pasangan yang berselingkuh agar bagaimana lantas, berani melakukan perbuatan berani bertanggungjawab. Kekeliruan tetaplah kekeliruan. Walau ratusan kata maaf sudah disampaikan, jujur pada hati yaitu yang paling baik.

Sebagai penutup, ketentuan untuk memaafkan atau menceraikan yaitu punya Anda, dan itu tidak mudah. Sama tidak mudahnya dengan melakukan kehidupan pascaperceraian. Butuh sistem pengobatan yang sangatlah panjang. Tapi, tinggal bersama seseorang dalam keadaan jelek, juga bukan hanya pilihan tepat. Diantara dua pilihan itu, ada satu hal yang butuh digarisbawahi : waktu yang akan datang tetap membawa keinginan. Setiap manusia memiliki hak hidup bahagia dengan pilihannya.(ndi)

Posting Maaf atau Cerai, Mana yang Terbaik Jika Pasangan Selingkuh? ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 14, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.