Kasus Penggelapan WNA Norwegia Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Utara

IDNews.co.id – Tersangka Warga Negara Asing (WNA) asal Norwegia yang didakwa kasus pemalsuan tanda tangan dan penggelapan saham, berkas perkaranya hari ini (Kamis, 11/1) dilimpahkan dari Kejati DKI dan Polda Metro Jaya, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Tersangka Morten Innhaug WNA Norwegia diduga melakukan pemalsuan tanda tangan mantan istrinya Yanti Sudarno untuk mengambil alih saham perusahaan perkapalan PT Bahari Lines Indonesia dan mengakibatkan korban mengalami kerugian miliaran rupiah dan ketiha anak korban menjadi terlantar.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasie Pidum) Kejari Jakarta Utara Dicky Oktavia mengatakan, tahanan atas nama Morten dan barang bukti lainnya sudah diterima, tersangka diduga menggelapkan 108 lembar saham senilai Rp 1,2 Miliar.

“Benar kita sudah menerima tahanan atas nama Morten beserta barang buktinya pada 11 Januari, ia didakwa menggelapkan 108 lembar saham senilai Rp 1,2 Miliar dan berbagai aset lainnya dari mantan istrinya pertama ke istri kedua,” jelas Kasie Pidum Kejari Jakarta Utara Dicky Oktavia, di Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (11/1/2018).

Dikatakan Dicky, tersangka akan ditahan selama 20 hari di Rutan Cipinang, namun bisa diperpanjang lagi bila belum ada putusan peradilan.

Menurut dia, dari berkas yang diterima, tersangka disebutkan memalsukan tanda tangan istri pertama, dan kasus ini dianggap kasus sederhana yang hanya berkisar perebutan saham, dan segera dapat disidangkan.

“Pada berkas yang kita terima, pelaku disebut memalsukan tanda tangan istri pertama. Kalau kita amati kasus hukum ini sederhana, yakni sengketa harta dalam hal ini perebutan saham. Kasus ini akan segera disidangkan ke pengadilan negeri Jakarta Utara dalam waktu dekat masih di bulan ini,” tambah dia.

Adapun barang bukti yang diterima oleh pihak Kejari Jakarta Utara terkait kasus WNA Norwegia ini yakni: surat keputusan sirkulir dari para pemegang saham pengganti RUPS, surat perjanjian pengikat jual beli saham, rekening koran, dan berbagai barang bukti lainnya.

Morten Innhaug di tangkap Polda Metro Jaya di Hotel Aston Marina Jakut pada 13 November 2017, dia diduga melanggar Pasal 263, 266 dan Pasal 372 KUHP tentang pemalsuan, menempatkan keterangan palsu, serta penggelapan. (pas)

Posting Kasus Penggelapan WNA Norwegia Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Utara ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 11, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.