Kacau Nih, Penipu Catut Nama Pejabat Polri

IDNews.co.id – Komplotan penipu yang sudah belasan kali beraksi dengan cara mencatut nama pejabat polisi dan berpura-pura sebagai keturunan raja akhirnya dapat ditangkap polisi.

Para pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial ND alias A, 32, AIS alias W, 26, T, 24, HL dan R, 38. Mereka masing-masing prlaku mempunyai tugas yang berbeda-beda, ND alias A bertugas mencari informasi dan rekening bank untuk menampung uang korban, AIS alias W selaku pimpinan komplotan yang bertugas menjalin komunikasi dengan korban, T sebagai penyedia rekening bank serta mengambil uang dari hasil penipuan.

“HL merupakan orang yang menjual rekening yang digunakan untuk menampung uang hasil kejahatan, sedangkan R menjadi perantara penjual rekening kepada ND dan T seharga Rp 1,3 juta per rekening,” terang Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam, Kamis (25/1).

Ade menambahkan, para pelaku mengaku kepada korban-korbannya sebagai pejabat utama di Polda Papua. “Tapi tidak mengaku sebagai Kapolda, tapi salah satu pejabat utama,” ujar Ade.

Ia menambahkan, para pelaku dalam menentukan mangsa mencarinya melalui browsing di internet. Dari internet itu, profil calon korban termasuk nomor teleponnya diketahui, sehingga dipersiapkan nama pejabat yang tepat untuk dicatut.

“Para pelaku ini mencari tahu dulu profiling korbannya dengan meng-googling di internet, dicari perusahannya lalu mereka kaitkan dengan pejabat polisi di daerah itu. Pengakuan mereka setidaknya korbannya sudah mencapai 30 orang,” tutur Ade.

Setelah calon korban ditentukan, yang salah satunya pengusaha besar di Papua berinisial DMP. Selanjutnya DP dihubungi pelaku. Awalnya pelaku memperkenalkan diri kepada korbannya melalui pesan singkat seperti SMS atau WhatsApp ke nomor ponsel korban.

Dalam memperkenalkan diri, pelaku mengaku sebagai salah satu pejabat utama Polda Papua. Setelah mendapat respon dari korbannya, selanjutnya pelaku menelepon korban untuk sekedar menanyakan kabar, hingga akhirnya meminta bantuan uang untuk operasional satuan yang dipimpinnya di Polda Papua.

“Awalnya pelaku menelpon untuk berbasa-basi seperti tanya kabar ‘Gimana bang sehat?’. Besoknya menelpon lagi dan bilang ‘Saya kagi membutuhkan bantuan abang, ada yang harus ditutupi. Besok diganti’. Lalu pelaku bilang lagi kepada korbab ‘Berapa saja yang abang bisa bantu’. Itu modusnya,” tutur Ade.

Karena merasa yakin dengan ucapan pelaku, korban akhirnya mau saja membantu. “Korban DMP awalnya sepakat mau membantu Rp 100 juta, tapi ditransfer dulu Rp 70 juta. Lalu setelah korban mengecek ke Polda Papua baru korban sadar sudah tertipu, sehingga sisanya yang Rp 30 juta tak jadi ditransfer. Pihak Polda Papua yang disebut pelaku setelah dikonfirmasi mengatakan tidak pernah menghubungi korban apalagi untuk meminta uang,” urai Ade.

Merasa sudah tertipu, korban langsung melaporkannya kasus tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya para pelaku dapat ditangkap di Bekasi dan Jakarta Timur pada 11 dan 12 Januari 2018. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang salah satunya uang Rp 56 juta diamankan petugas.

Selain menjerat para pelaku dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, para pelaku juga dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan lantaran membuat rekening bank menggunakan identitas palsu dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (dus)

Posting Kacau Nih, Penipu Catut Nama Pejabat Polri ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 26, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.