Ini Janji Sudirman Said Bila Menang di Pilkada Jateng

IDNews.co.id – Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said, berjanji akan menambah biaya pengawasan desa. Rencana kenaikan dana pengawasan desa itu dilakukan untuk menekan kekeliruan administrasi dalam pengelolaan dana desa.

” Jumlah dana pengawasan desa akan saya lipat gandakan. Karena pemerintah desa terima hampir Rp1 miliar. Tapi karena kebolehan manajemen, akhirnya banyak yang terjerat hukum, ” tuturnya, Minggu (18/2/2018).

Menurut Sudirman, kurangnya kebolehan manajemen perangkat desa tidak disertai dengan kursus yang ideal. Apalagi di Jawa Tengah, alokasi dana pendampingan desa cuma sekitar Rp30 juta. Jumlah itu kalah jauh dari Jawa Barat yang mencapai Rp120 juta dan Jawa Timur yang diatas Rp100 juta.

Sekarang ini, keseluruhan kebutuhan tenaga pendamping desa di Jawa Tengah 3. 857 orang, tetapi baru tercukupi 1. 434 orang. Jumlah itu terdiri tenaga ahli di kabupaten 174 orang, tenaga pendamping desa di kecamatan 916 orang dan pendamping lokal desa sekitar 1. 783 orang.

Tenaga pendamping profesional terbagi dalam tenaga ahli pemberdayaan orang-orang (TAPM) di tingkat kabupaten, pendamping desa (PD) di tingkat kecamatan, pendamping lokal desa (PLD) di tingkat desa/membawahi 3–4 desa dalam satu kecamatan. Sementara jumlah desa di Jawa Tengah sejumlah 7. 809, dengan alokasi dana untuk gaji pendamping desa melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2017 sebesar Rp122, 5 miliar.

Sekolah perangkat

Selain menambah dana pendampingan desa, menurut Sudirman, harus juga disediakan sumber daya manusia. Yaitu sekolah perangkat desa. Menurut Sudirman, benar-benar dibutuhkan sekolah itu. Mulai dari Kades, Sekdes, Kaur, Kasi, Kadus dan yang lain.

” Jadi saya tawarkan sekolah untuk perangkat desa. Semua pemimpin ada sekolahnya. Hanya yang mengurus desa yang tidak ada. Jadi setelah perangkat desa dipilih, dia perlu sekolah, ” tuturnya.

Dalam realisasinya, Sudirman mengakui akan menggandeng beragam pihak termasuk pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, Kemendagri, BPK, dan KPK supaya pengelolaan keuangan terukur.

” Caranya? Jika kita memimpin dengan rendah hati, dan melakukan dialog dengan bupati, yuk buat sekolah untuk kepala desa, masa tidak ingin? Tergantung alur komunikasi saja, karena gubernur dengan bupati bukanlah jalinan anak buah dengan bos, tapi relasi, ” tuturnya.

Sudirman percaya keberadaan sekolah itu akan diterima baik perangkat desa. ” Ini akan jadi gerakan besar yang hebat karena ada sekitar 70 ribuan lebih perangkat desa di Jateng, ” tuturnya. (ndi)

Posting Ini Janji Sudirman Said Bila Menang di Pilkada Jateng ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Ini Janji Sudirman Said Bila Menang di Pilkada Jateng"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.