Ini Alasannya Porsche Klasik Jarang Terlihat

IDNews.co.id – Jika mobil-mobil mewah yang sudah berusia jarang berkeliaran di jalan raya, sudah jadi hal yang lumrah. Terkecuali memerlukan perawatan yang ekstra, mobil-mobil classic itu memiliki nilai sejarah, jadi harganya juga lebih mahal daripada model terakhirnya.

Nah, keberadaan mobil-mobil classic biasanya tersingkap saat ada pameran atau produsen resminya yang menghadirkan acara dan meminta pemiliknya untuk berperan serta. Seperti acara yang digelar Porsche Indonesia berapa masa dulu, dengan menyatukan pemilik mobil-mobil klasiknya.

Di pameran itu mobil yang pertama kalinya di produksi Porsche juga ada yaitu, 356 C Coupe lansiran 1948 dengan kelir merah dan versi atap tertutupnya warna silver. Diluar itu, ada pula generasi penerusnya Porsche Speedster buatan 1958, 911 lansiran 1980 dan banyak sekali lagi.

Marketing and PR Manager Porsche Indonesia, Andrew Worth, mengatakan, di jalan raya mobil classic itu memang jarang nampak, karena rata-rata pemilik mobil classic Porsche kolektor dan jarang digunakan. Kata dia, 70 persen mobil classic buatan Porsche itu dari generasi pertama, ada pada Indonesia.

“Banyak pencinta Porsche disini, beberapa di Jakarta dan Bandung. Terkecuali dua daerah itu masih ada pula, tapi karena tempat kita di Jakarta, jadi untuk komunikasi ke pemilik agak susah, ” tangkisnya berapa masa dulu di Jakarta.

Menurut dia, untuk menyatukan mobil-mobil classic Porsche cukup susah dan dapat saksikan saja bila ada pameran mobil-mobil classic tentu jarang ada. “Kami produsen dan memiliki kedekatan komunitas dan itu yang mendukung. Saat ini kami juga tawarkan service untuk mobil classic, ” ujarnya. (ndi)

Posting Ini Alasannya Porsche Klasik Jarang Terlihat ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Ini Alasannya Porsche Klasik Jarang Terlihat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.