Dituduh Menista Agama dan Dipenjara, Pria Nahas Ini Bebas

IDNews.co.id – Seorang pria di Pakistan yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena dituduh menodai agama sudah dibebaskan, setelah melakukan sembilan tahun kurungan.

Berdasarkan panel dua hakim di Mahkamah Tinggi Pakistan, ditetapkan kalau Mohammad Mansha sudah mengalami salah tuduh dengan alasan minimnya bukti.

Pria berumur 58 tahun itu di tangkap pada tahun 2008, setelah imam sebuah masjid di distrik Bahawalnagar di provinsi Punjab mengatakan pada pihak berwenang kalau dia sudah menodai salinan Al-Quran.

Dilansir Independent, Mansha dihukum karena dinilai sudah menodai agama dan dihukum penjara seumur hidup pada tahun 2009.

Sebelumnya dalam sidang pembelaan, pengacara Mansha mengklaim kalau kliennya itu di tangkap atas keluhan dari seorang pria yang menderita masalah pendengaran dan tuna wicara.

Diluar itu, bukti yang didapatkan juga tak memiliki nilai hukum. Pengacara juga mengatakan kalau Mansha dibawa ke depan dewan desa, dimana dia dipukuli dengan jelek dan lalu diserahkan ke polisi.

Abdul Waheed, jaksa dalam masalah itu mengatakan kalau tidak ada ” bukti ilmiah ” kepada Mansha dan kalau penyelidikan polisi ” salah “, yang akhirnya berbuntut pada pembebasannya.

Zia Awan, Kepala Pengacara Hak Asasi Manusia dan Pertolongan Hukum, memuji vonis atas masalah Mansha.

Tetapi, ia juga mengatakan kalau pengadilan mestinya berikan kompensasi padanya selama bertahun-tahun dibalik jeruji dengan tuduhan yang ” salah “.

Awan menaikkankan, kalau ini waktunya untuk parlemen Pakistan untuk ” dengan hati-hati melihat kedalam ” undang-undang penghujatan atau penodaan agama di negaranya. (ndi)

Posting Dituduh Menista Agama dan Dipenjara, Pria Nahas Ini Bebas ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 1, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.