Dari Mantan Petinggi KPK, Polri hingga LSM Jadi Tim KPK DKI

IDNews.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah pilih lima orang sebagai anggota Komite Pencegahan Korupsi (Komite PK) sebagai sisi dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Komite ini dinakhodai atau diketuai oleh mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto atau BW.

” Jadi kita semuanya memiliki kompetensi, memiliki relevansi, memiliki tujuan. Nah, mereka-mereka yang kompetensinya, relevansinya, orientasinya sama juga dengan semangat untuk pencegahan korupsi tersebut yang diundang jadi ketua dan anggota, ” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018.

Kelima orang anggota Komite Pencegahan Korupsi Pemprov DKI Jakarta ini yakni Bambang Widjojanto yang dipercaya sebagai ketua Komite. Lalu, empat orang anggota komite, yakni Nursyahbani Katjasungkana, Oegroseno, Mohammad Yusup, dan Tatak Ujiyati.

” Memang memberikan tugasnya lima orang. Dan seperti juga tim-tim yang beda kelak kami umumkan. Yang lain-lain menyusul kala kami membuat komite-komite yang tidak hanya Komite Pencegahan Korupsi, ” katanya.

Lantas, bagaimana profil dari kelima anggota Komite Pencegahan Korupsi ini. Berikut profil mereka :

1. Bambang Widjojanto (Ketua)

Bambang Widjojanto (58 tahun) yaitu pimpinan KPK periode 2011-2015. Saat di KPK ambil postdoctoral program (2016-2017) di Jepang. Disamping itu, gelar doktor (2009) dicapainya dari Kampus Padjadjaran dan sarjana hukumnya dari Kampus Jayabaya.

Saat ini aktif jadi pengajar di Kampus Trisakti dan Senior Partner Lawyer di WSA Law Firm. Sebelumnya, Bambang Widjojanto aktivis LSM misalnya : Ketua Dewan Pengurus YLBHI (1995-2000), Direktur LBH Papua dan Pembela LBH Jakarta. Ia juga jadi pendiri : ICW, Kontras, KRHN, dan yang lain dan jadi konsultan di beraneka lembaga.

2. Nursyahbani Katjasungkana (Anggota)

Nursyahbani Katjasungkana (62 tahun) yaitu aktivis LSM wanita dan hak asasi manusia. Nursyahbani merampungkan pendidikan hukum dari Kampus Airlangga.

Ia adalah sekjen pertama dari Koalisi Wanita Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi. Pemilu 2004, ia dipilih jadi anggota DPR RI periode 2004–2009 mewakili PKB. Nursyahbani jadi pendiri dari sebagian LSM misalnya PGR, KPI, dan LBH APIK.

3. Oegroseno (Anggota)

Tim Sembilan : Penyidik KPK Mesti Jadi Pegawai Tetap
Oegroseno (61 tahun) yaitu wakil kepala Polri 2013–2014. Ia merampungkan pendidikan Akademi Kepolisian pada 1978. Selama karirnya, Oegroseno memegang jabatan-jabatan strategis di kepolisian, misalnya kepala Divisi Propam Mabes Polri, kepala Polisi Daerah (kapolda) Sumatera Utara, kepala Lembaga Pendidikan Polri, dan kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

4. Mohammad Yusup (Anggota)

Mohammad Yusup (63) yaitu ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) periode 2014–2017. Sebelumnya join dalam TGUPP, Yusup sudah memiliki pengalaman sebagai kepala BPKP Provinsi DKI Jakarta, dan kepala BPKP Provinsi Sumatera Utara.

Yusup memiliki ketrampilan dalam bidang audit forensik dengan sertifikasi CFrA (Certified Forensic Auditor), CA (Chartered Accountant), dan CFE (Certified Fraud Examiner). Sebagian pengalaman kerja beda yaitu ketua Tim Pengkajian Peraturan Perundang-undangan di Bidang Pengawasan (TP 4) BPKP Tahun 2010 dan Ketua Pokja Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LSP-AF). Sekarang ini, Yusup sedang meniti pendidikan doktor di bagian Ilmu Manajemen.

5. Tatak Ujiyati (Anggota)

Tatak Ujiyati (47 tahun) yaitu peneliti ahli tata pemerintahan yang baik (good governance). Tatak merampungkan pendidikan S1 Sarjana Hukum di UGM dan master di Jurusan Pembangunan Sosial Kampus Ateneo de Manila Filipina.

Ia sempat bekerja sebagai governance specialist di ADB dan Oxfam dan jadi direktur advokasi di Save the Children. Tatak mendirikan Governance Index dengan PGR pada 2010 untuk menilainya kemampuan pemerintah provinsi di Indonesia.(ndi)

Posting Dari Mantan Petinggi KPK, Polri hingga LSM Jadi Tim KPK DKI ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

Baca Artikel ini melalui Gadget Anda, silahkan scan QRCode berikut ini:

Related Search

author
No Response

Leave a reply "Dari Mantan Petinggi KPK, Polri hingga LSM Jadi Tim KPK DKI"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.