Bumi Terancam Jadi Gurun pada 2050, Apa Sebab

IDNews.co.id – Studi lingkungan terbaru terbitan jurnal Nature Climate Change sebutkan bumi di ramalkan bak gurun pasir sebagian puluh th. laen waktu. Mulai 2050, dianggap 25 persen bumi alami kekeringan atau disebut system aridifikasi.

Pemicunya paling penting daratan bumi jadi gurun yang perlahan ini, kata sebagian ilmuwan, yakni pemanasan global. Studi tim peneliti ini diterbitkan di jurnal Nature Climate Change.

” Penelitian kami mengira-ngira bila aridifikasi juga tampak di kurang lebih 20-30 persen daratan bumi, pada saat perubahan suhu rata-rata global mencapai 2 derajat celsius, ” kata peneliti paling penting studi itu, Manoj Joshi, dalam hasil penilaian yang ditulis Mirror.

Joshi sebutkan, kenaikan suhu 2 derajat celsius ini karna kenaikan emisi karbondioksida yang selalu bertambah. Audit tahunan dari PBB tampilkan, emisi sejumlah 53 sampai 55, 5 miliar ton juga berjalan pada 2030.

Angka emisi itu melalui ambang batas aman agar suhu tidak naik sampai 2 derajat celsius, yang dianggap batas maximum emisi yakni 42 miliar ton.

Bencana Memburuk

Direktur Eksekutif Greenpeace International, Jennifer Morgan, sebutkan bencana angin topan, banjir dan kekeringan juga semakin lebih jelek bila pemanasan global tidak dijauhi.

” Kecuali sebagian menteri miliki prinsip membuat perlindungan agar bahan bakar fosil terus ada di tanah, ” kata Morgan.

Menurut penilaian itu, daerah yang juga paling di pengaruhi oleh kenaikan suhu dan perlahan bak gurun pasir yakni di Amerika Tengah, Asia Tenggara, Eropa Selatan, Afrika Selatan dan Australia Selatan. (ndi)

Posting Bumi Terancam Jadi Gurun pada 2050, Apa Sebab ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 11, 2018
__Categories
Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.