Bagaimana Storytelling Berdampak pada Produk Digitalmu?

Masih ingat dengan film Cast Away? Film ini bercerita tentang petualangan seorang eksekutif muda perusahaan jasa raksasa Federal Express (FedEx) yang mengalami kecelakaan pesawat dan harus bertahan hidup di sebuah pulau. Film ini, merupakan salah satu bentuk kampanye sebuah brand melalui storytelling.

Singkatnya, storytelling adalah strategi pemasaran yang tidak hanya bertujuan untuk membuat konsumen mengerti tentang suatu produk atau layanan yang mereka gunakan, tetapi juga membentuk hubungan yang lebih dalam agar mereka tetap loyal terhadap perusahaan.

Partner at McKinsey & Company, Thomas Bauer, mengatakan iklan produk dengan gaya storytelling memiliki banyak keunggulan ketimbang dengan iklan tradisional. Iklan jenis konvensional biasanya hanya berisi daftar keunggulan produk dan konsumen mudah mengabaikannya. Sementara, iklan yang penggarapannya berdasar pada storytelling bisa membuat konsumen mengerti mengapa mereka membutuhkan produk tersebut.

Hill Holliday, salah satu perusahaan marketing di Amerika melakukan riset terhadap efektivitas storytelling dalam pemasaran sebuah produk. Hasilnya, konsumen cenderung lebih memilih produk dengan narasi yang panjang ketimbang produk yang memiliki deskripsi singkat.

Perusahaan yang sama juga menyebut, produk yang dijual melalui storytelling bisa hingga 64 persen.

Mengapa storytelling penting untuk produk digitalmu?

Marketing | Image

Sumber: pexels

Kampanye produk melalui storytelling memberi kesan tersendiri terhadap audiens. Senior Vice President Strategy Public Communication Inc, Amy Cowen, menjelaskan lima poin untuk strategi pemasaran produk digitalmu:

  • Storytelling memberikan pengalaman nyata bagi audiens
    Audiens akan lebih tertarik mendengar pengalaman orang lain dalam menggunakan produkmu dibandingkan mendengar daftar keunggulan produk yang kamu sampaikan.
  • Membuat produk terlihat lebih unik
    Storytelling akan membuat produk yang kamu buat menjadi unik. Sebab, produk yang kamu buat bisa saja memiliki keunggulan yang sama dengan produk lain, namun, cerita dari produkmu akan membuatnya terlihat berbeda.
  • Menambahkan nilai sisi kemanusiaan
    Dengan menambahkan nilai sisi kemanusiaan dalam konten pemasaran, calon konsumenmu akan merasakan masalah yang dihadapi tokoh dalam cerita tersebut. Cara si tokoh dalam menyelesaikan masalah inilah yang akan membuat mereka mau untuk ikut melakukan sebuah tindakan.
  • Menumbuhkan empati
    Empati yang timbul dari sebuah cerita dapat meningkatkan hubungan yang kuat antara konsumen dengan perusahaan.
  • Mengenalkan produk tanpa terlihat seperti promosi
    Melalui cerita, kamu tak terlihat seperti memaksa calon konsumen untuk membeli produkmu. Kamu hanya berbagi cerita dan mereka yang menentukan akan membeli produkmu atau tidak.
Marketing | Image

Sumber pexels

Bagaimana membuat storytelling yang menarik untuk produk digital kamu?

Untuk membuat cerita yang menarik, kamu mesti mengetahui beberapa poin ini secara jelas; kesan apa yang ingin kamu berikan setelah calon pengguna melihat ceritamu? Tindakan apa yang semestinya mereka lakukan setelah melihat cerita yang kamu buat?

Menyadari pentingnya storytelling dalam kampanye produk digital, Tech in Asia Indonesia kembali mengadakan Devtalk dengan topik “Creating Impactful Story for Your Product Marketing”. Di acara ini, kamu bisa menambah insight mengenai pentingnya storytelling untuk mempromosikan produk kamu.

cara ini juga akan menghadirkan praktisi yang telah berpengalaman menciptakan cerita untuk produk mereka. Di event ini, praktisi tersebut akan membagikan membagikan pengalaman terkait storytelling secara cuma-cuma.

Kapan dan di mana?
Hari, Tanggal: Kamis, 28 Maret 2019
Waktu: 18.00-21.00 WIB
Tempat: CoHive D. Lab, Jakarta Pusat.
Jalan Riau Nomor 1, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Siapa saja yang akan berbagi insight?

Senior Marketing Manager, DANA, Lim Wimawan Kusuma
Wimawan mengawali kariernya sebagai Brand Executive di Orang Tua Group pada tahun 2012. Selama 2,5 tahun, Wimawan bertanggung jawab dalam kegiatan promosi produk-produk perusahaan. Pria lulusan London School of Public Relation ini juga berpengalaman sebagai Brand Manager di JD.ID selama satu tahun.

Head of Marketing and Communications, Investree, Astranivari 
Dua tahun menjabat sebagai Heads of Marketing and Communications, Astranivari bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi pemasaran Investree. Saat ini, Astranivari juga tengah memiliki kesibukan sebagai dosen tidak tetap mata kuliah Public Relations di Universitas Multimedia Nusantara.

Acara ini berlangsung gratis dengan jumlah peserta terbatas. Segera daftarkan dirimu lewat tautan di bawah ini, ya! Jangan lupa ajak teman dan sesama penggiat produk untuk mengikuti event ini.

Powered by Eventbrite

merupakan bagian dari rangkaian roadshow menuju event tahunan (#TIAPDC2019), yang akan berlangsung pada 3-4 Juli 2019. Nantikan DevTalk di beberapa kota sekitar kamu, dan jangan sampai ketinggalan berbagai acara menarik lainnya dengan terus update lewat website serta media sosial Tech in Asia Indonesia!

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

Sumber: id.techinasia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.