7 Keajaiban yang Terjadi pada Otak dan Tubuh Anak saat Tidur

IDNews.co.id – ‘Saya akan melakukan apapun untuk anak saya sehat dan tumbuh optimal’. Demikian keinginan setiap orangtua pada anaknya. Lalu anak-anak didaftarkan klub sepak bola, les berenang, pelatihan balet, di samping penuhi kebutuhan badannya dengan makanan bergizi seimbang. Benar, kegiatan yang anak laksanakan akan melatih setiap faktor kecerdasannya.

Walau demikian, satu hal mendasar yang jangan pernah luput dari perhatian orangtua, yakni saat tidur yang cukup. Jauhi buat anak sangat repot sampai mengorbankan saat tidurnya.

Penelitian menemukan kalau tidur yang cukup begitu mutlak untuk kesehatan fisik, kognitif, dan emosional anak. Hal tersebut disebutkan Kiran Maski, M. D., seorang dokter spesialis saraf anak-anak di Rumah Sakit Anak Boston.

Menurut Kiran, seperti dilansir dari laman Parents, ” Kurang tidur sudah dapat di buktikan jadi pencetus tekanan darah tinggi, obesitas, resistensi insulin, masalah mood, masalah konsentrasi, dan banyak sekali lagi. ”

Setelah itu, Kiran mengatakan kalau selama anak tidur, ada kemampuan menarik yang terjadi pada otak dan badannya. Diantaranya :

1. Otak anak memisah informasi

“Tidur yaitu saat utama buat otak untuk membuat materi pelajaran. Anak memisah seluruhnya informasi yang dia dapatkan selama seharian, singkirkan apa yang tidak dia perlukan, dan menjaga yang terkesan, ” kata Reut Gruber, Ph. D., psikolog dan direktur Attention Behaviour and Sleep Lab di Douglas Mental Health University Institute, Montreal.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Gruber tentang anak-anak umur 7 hingga 11 tahun menghubungkan tidur pulas dengan nilai matematika dan bahasa yang lebih tinggi. Dua hal tersebut jadi prediktor kuat keberhasilan belajar dan akademis anak di masa datang.

2. Tulangnya tumbuh jadi tambah tinggi

” Kami yakin kalau tulang melakukan beberapa besar perkembangan mereka pada malam hari, ” kata Ken Noonan, M. D., ahli ediologi anak-anak di Rumah Sakit Anak Keluarga Amerika, di Madison, Wisconsin.

Penelitiannya tentang bayi domba menemukan kalau lempeng perkembangan di kaki mereka sedikit bergerak pada siang hari, saat anak-anak domba berdiri, tetapi saat malam hari, saat mereka berbaring dan tekanan berat badan mereka tak akan jadi faktor, lempeng perkembangan mereka terbuka. “Fenomena yang sama mungkin ada pada manusia, ” kata Dr. Noonan.

3. Ikatan emosional didapat dari mimpi

Mimpi mampu menolong menavigasi kehidupan menuju keberhasilan. Mimpi dapat juga mempengaruhi kognisi, kesehatan mental, perkembangan emosional, dan banyak sekali lagi.

” Pada anak-anak, mimpi menolong mempromosikan keterikatan, ” kata Patrick McNamara, Ph. D., penulis buku Nightmares. ” Anak-anak tentu punya mimpi tentang anggota keluarga mereka, dan kami berpikir kalau mimpi itu memfasilitasi hubungan emosional positif saat mereka terbangun. ”

4. Terlepas dari obesitas

Penelitian sudah menemukan kalau untuk setiap penambahan tidur selama satu jam, resiko jadi obesitas alami penurunan untuk anak-anak dari seluruhnya usia. Dalam sebuah kajian pada anak-anak umur 5 hingga 11, mereka yang tidur kurang dari sepuluh jam sehari, berisiko lima kali semakin besar mengalami keunggulan berat badan, dibanding anak-anak yang tidur kurang lebih 12 jam.

5. Daya konsentrasi dan konsentrasi lebih baik

Dengan kata beda, kwalitas tidur menyebabkan masalah konsentrasi dan hiperaktif, ” kata Lisa Medalie, Psy. D., direktur Program Insomnia Pediatrik di The University of Chicago. Oleh karenanya, mutlak untuk meyakinkan anak cukup tidur dengan pulas.

6. Jantungnya jadi tambah kuat

Tidur yang cukup melindungi anak-anak dari tekanan darah tinggi, resistensi insulin, dan faktor resiko penyakit jantung yang lain.

“Penelitian tunjukkan kalau waktu tidur yang lebih pendek menaikkan tingkat biomarker inflamasi yang dimaksud protein C-reaktif, yang berperan pada tekanan darah tinggi dan menaikkan resiko penyakit kardiovaskular, ” kata Elizabeth Cespedes Feliciano, Sc. D., seorang epidemiologi penyakit kritis di Divisi Penelitian Kaiser Permanente Northern California.

7. Tidur sama gunanya dengan recharge energi

Saat malam hari, otak anak membebaskan zat kimia yang mendukung perbaikan system kebal badan. Ini termasuk sitokin, molekul yang mengarahkan sel kebal ke daerah infeksi atau pembengkakan.

Sebuah studi di Jerman yaitu tunjukkan faedah khusus pada manusia, satu malam setelah ia divaksinasi : Subyek yang tidur pada malam hari setelah vaksin hepatitis A hasilkan tanggapan kebal dua kali lebih kuat setelah empat minggu.

Demikian sebaliknya mereka yang kurang tidur, dihubungkan dengan kadar kortisol tinggi, yang mengakibatkan hormon stres dan mengurangi pengaktifan system kebal badan, yang bisa menghambat pengobatan.(ndi)

Posting 7 Keajaiban yang Terjadi pada Otak dan Tubuh Anak saat Tidur ditampilkan lebih awal di IDNews.co.id.

__Posted on
January 13, 2018
__Categories
Kesehatan, Peristiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.