Pimpin Pengawalan Naik R2, Kapolsek Tarokan Pastikan Jalur Kepulangan Pesilat Kondusif

Redaksi Romo

Hallojatim.com || KEDIRI – Manifestasi komitmen Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) ditunjukkan nyata di lapangan oleh jajaran Polres Kediri Kota. Untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., memimpin langsung jalannya pengamanan jalur kepulangan rombongan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

​Langkah pengamanan ini sekaligus menjadi salah satu wujud nyata dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bukti konkrit dari 80 tahun pengabdian tanpa batas Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

​Pengamanan ketat ini dikerahkan usai para anggota perguruan silat menghadiri acara Tasyakuran Warga Baru yang berlangsung di wilayah Kota Kediri. Proses pengawalan dan penjagaan jalur ini berlangsung marathon sejak Sabtu malam hingga Minggu (5/7/2026) dini hari.

​Rombongan yang terdiri dari sekitar 50 kendaraan roda dua (R2) tersebut diketahui merupakan massa pesilat yang berasal dari Kabupaten Nganjuk dan wilayah Kediri Barat. Rombongan terpantau melintas di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Tarokan pada pukul 01.45 WIB dengan pengawalan ketat dari jajaran Polsek Tarokan yang bersinergi solid bersama personel Polsek Grogol dan Polres Nganjuk di area perbatasan.

​Langkah prediktif dan respons cepat diambil demi memastikan mobilitas pengamanan berjalan dinamis dan menjangkau setiap titik rawan. Tanpa ragu, AKP Priyo Hadistyo memimpin personelnya dengan mengendarai langsung Sepeda Motor Dinas R2, menerobos dinginnya malam demi memastikan situasi tetap kondusif. Langkah taktis ini menegaskan bahwa jajaran Polsek Tarokan berkomitmen penuh dalam menjaga wilayah agar selalu aman dan kondusif, serta tidak memberikan celah sedikit pun dalam hal pengamanan kegiatan demi menjamin rasa aman yang absolut bagi masyarakat di wilayah hukumnya.

​Secara umum, proses pengawalan berlangsung aman, ketat, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu ketertiban umum. Meski demikian, sempat terjadi insiden kecil di mana salah satu sepeda motor dalam rombongan terjatuh akibat tertabrak oleh rekannya sendiri dari arah belakang saat melakukan pengereman mendadak. Menunjukkan sikap responsibilitas yang tinggi, petugas di lapangan langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Beruntung, pengendara yang terjatuh hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan.

​Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aktif personel di garda terdepan merupakan wujud nyata dari implementasi program Polri Presisi dalam memberikan pelayanan prima dan menjamin rasa aman bagi masyarakat.

​”Bapak Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, selalu menekankan bahwa Polri harus hadir secara presisi—cepat tanggap dan bertanggung jawab di setiap situasi. Terlebih dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mendedikasikan pengabdian terbaik kami langsung di tengah masyarakat. Oleh karena itu, dengan mengendarai R2, kami bisa bergerak lebih dinamis guna berkomitmen penuh menjamin masyarakat tetap merasa aman dan nyaman. Polsek Tarokan tidak akan memberi celah sedikit pun bagi potensi gangguan kamtibmas. Seluruh pengamanan kegiatan di wilayah hukum kami atensi secara total. Melalui sinergi lintas sektoral bersama Polsek Grogol dan Polres Nganjuk di titik perbatasan, kami memastikan kepulangan rekan-rekan dari PSHT berjalan tertib. Terkait insiden kecil adanya pengendara yang terjatuh karena rem mendadak, sudah dievakuasi secara sigap di lapangan dan korban hanya mengalami luka ringan,” ujar AKP Priyo Hadistyo.

​Lebih lanjut, Kapolsek Tarokan juga meneruskan imbauan Kapolres Kediri Kota agar seluruh anggota perguruan silat senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi peraturan lalu lintas, dan ikut serta menjadi mitra Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.

​Pengalaman matang dalam mengendalikan massa dan menjaga ketertiban umum memang bukan hal baru bagi AKP Priyo Hadistyo. Perwira yang pernah sukses mengemban amanah sebagai Kasat Samapta Polres Kediri Kota, Polda Jatim ini, memandang bahwa setiap tugas pengamanan di lapangan di malam hari—meski menguras energi—adalah sebuah ladang ibadah yang penuh keberkahan.

​”Bagi kami, bisa memastikan masyarakat tertidur lelap dengan aman dan mengawal rekan-rekan pesilat sampai ke rumah masing-masing dengan selamat adalah sebuah berkah yang luar biasa. Latar belakang saya di Samapta mengajarkan bahwa dedikasi di lapangan adalah urat nadi pelayanan Polri. Lelahnya petugas di malam hari akan menjelma menjadi berkah dan kedamaian bagi wilayah,” ungkap AKP Priyo.

​Sebagai penutup, AKP Priyo Hadistyo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama atas dedikasi personel serta soliditas antarwilayah yang terjaga dengan sangat baik.

​”Secara khusus, saya memberikan apresiasi tertinggi dan terima kasih kepada seluruh jajaran personel Polsek Tarokan yang telah siaga penuh tanpa lelah di lapangan. Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang luar biasa dari jajaran Polsek Grogol dan Polres Nganjuk. Berkat kerja sama dan koordinasi lintas wilayah yang solid di titik sekat perbatasan, proses estafet pengawalan ini dapat berjalan sukses dan lancar. Sinergi tanpa batas inilah yang menjadi kunci utama terwujudnya Kamtibmas yang kondusif,” pungkas Kapolsek Tarokan.

​Berkat kesiapsiagaan penuh personel di lapangan serta koordinasi yang baik dengan koordinator lapangan rombongan, situasi di sepanjang jalur yang dilewati dilaporkan tetap kondusif hingga seluruh rombongan selesai melintas menuju tujuan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *